banner 728x250
Berita  

Menuju Kampus Berkelas Dunia, 53 Prodi Unissula Jalani Asesmen ACQUIN Jerman

banner 120x600
banner 468x60

Sebanyak 53 program studi (prodi) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menjalani asesmen akreditasi internasional oleh Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN), lembaga akreditasi yang berbasis di Jerman, Minggu (8/11/2026). Asesmen ini menjadi bagian penting dari upaya Unissula meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat reputasi di tingkat internasional.

Tim asesor ACQUIN dipimpin Project Manager, Kristina Beckermann sudah tiba di kampus Unissula. Kedatangan tim diterima langsung oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, dalam welcoming ceremony.

banner 325x300

Rektor Unissula Prof Gunarto menjelaskan, asesmen kali ini merupakan tahap kedua sekaligus tahap akhir dari rangkaian proses akreditasi internasional ACQUIN. Pada tahap pertama, tim asesor telah melakukan peninjauan fasilitas kampus dan menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan. Unissula kemudian melakukan berbagai penyesuaian, baik pada aspek sarana dan prasarana maupun kurikulum, untuk memenuhi standar pendidikan internasional.

“Pada tahap pertama, kami sudah menyesuaikan fasilitas sesuai standar Eropa. Kurikulum juga telah kami sesuaikan. Sekarang memasuki tahap kedua, tim asesor akan mencocokkan dokumen yang telah kami isi dengan kondisi di lapangan, sekaligus melakukan wawancara,” ungkap Gunarto.

Dalam tahap asesmen ini, tim ACQUIN melakukan verifikasi dokumen dan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan akademik. Wawancara melibatkan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, hingga mahasiswa. Proses tersebut bertujuan memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan praktik penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Unissula.

Gunarto berharap seluruh 53 program studi yang diajukan dapat memperoleh hasil akreditasi yang baik. Menurutnya, akreditasi internasional tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan pengakuan dari lembaga luar negeri. Lebih dari itu, proses ini menjadi kesempatan bagi Unissula untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, 53 program studi yang diajukan dapat memperoleh hasil yang baik. Yang terpenting, proses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus meningkatkan standar kompetensi dan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan mutu pendidikan harus berorientasi pada pembentukan lulusan yang memiliki kompetensi intelektual dan keterampilan profesional. Lulusan Unissula juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia industri, pemerintahan, dan masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan Unissula menuju pengembangan universitas berstandar internasional atau International Islamic University, yang ditargetkan mulai dikembangkan pada 2027. Gunarto menegaskan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Kami ingin mahasiswa menjadi lulusan yang sukses dan mampu menggunakan pengetahuan serta keterampilannya untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gunarto juga menyampaikan bahwa kerja sama dan hubungan internasional merupakan aspek penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Kehadiran tim ACQUIN diharapkan tidak hanya menghasilkan penilaian akreditasi, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengalaman dan masukan untuk pengembangan mutu pendidikan Unissula.

Sementara itu, Project Manager ACQUIN, Kristina Beckermann, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan proses akreditasi. Ia menjelaskan bahwa tim melakukan peninjauan langsung ke lingkungan kampus untuk memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan pendidikan dan pengalaman akademik di Unissula.

Selain asesor yang hadir secara langsung, proses penilaian juga melibatkan pakar sesuai bidang keahlian masing-masing yang mengikuti kegiatan secara daring.

“Kami akan berada di sini untuk meninjau kampus dan merasakan secara langsung seluruh pengalaman bersama para pakar yang hadir di lokasi. Untuk program-program ini, kami juga melibatkan pakar khusus yang akan bergabung secara daring,” ujar Kristina.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para pakar yang telah bersedia terlibat dalam proses penilaian dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi internasional tersebut.

Sebagai informasi, Unissula telah memperoleh akreditasi institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Unissula juga telah mendapatkan pengakuan internasional dari Accreditation Service forInternational Schools, Colleges and Universities (ASIC), lembaga akreditasi yang berbasis di Inggris.

Melalui asesmen ACQUIN terhadap 53 program studi ini, Unissula terus memperkuat komitmennya dalam membangun pendidikan tinggi yang bermutu, berdaya saing internasional, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *